Minggu, 28 April 2013

catatan kecil pengingatku..

Daun yang tak pernah membenci angin..
Begitulah ungkapanku untuk angin ku yang senantiasa bisa kapan saja meniupkan angin kencang terhadapku. Membuatku patah...... kemudian terjatuh dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Namun akhirnya aku tetap tidak bisa membenci angin, walaupun ia sering membuatku sakit..
Ia menjatuhkanku...
Namun ia kembali membawaku terbang bersamanya .... mengikutinya....

Jejak langkah yang tersisa, Itulah apa yang  bisa ku lihat darinya..

Kini aku hanya tinggal menunggu waktuku untuk mengering,

dan tetap melihat anginku bertiup kencang di atas sana....
Allah Maha Besar..

Jumat, 26 April 2013

Ia tak pernah datang untukku...

Kala itu senja di sore hari, sambil terus aku menunggu kedatangannya. Kala itu adalah hari ulangtahun ku, 13Februari. Kukira dia akan memberikan kejutan untukku, sama seperti teman-teman akrabku, Aci, Ira dan Ara. Mereka bertiga sahabat akrab ku yang memberikan ucapan selamat ulangtahun untukku pagi itu...berjalan jauh 45menit dari rumah mereka dan tiba di rumahku pada pukul 6 pagi.

Saat itu aku sedang menonton tv bersama kedua adekku, dan kemudian secara terkejut mereka masuk ke dalam rumah..
Mobil mereka, mereka taruh di rumahku sisi utara,  sehingga aku sama sekali tak tau jika mereka datang. Tiba- tiba mereka datang dan membawakan kue untukku.. Kue yang mereka bawa langsung dari rumah mereka..masih ku nanti, kedatangan pacarku..Sungguh sebenarnya kehadirannya yang amat penting di hari bahagia ku, pertambahan  umurku menjadi 19tahun..namun sampai teman-temanku pulang ke rumah masing-masing, pacarku tak kunjung datang...aku mulai berfikir, mungkin pacarku akan datang nanti waktu malam, mungkin dia akan memberikan kejutan untukku..

Namaku Rani, ini adalah ulangtahunku yang ke 19, 19 artinya tahun terakhir sebelum aku menginjak usia dengan huruf depan 2, dan bukan lagi belasan tahun.
Mama ku adalah orang pertama yang menanyakan tentangnya, dan aku hanya  menjawab seadanya..mungkin, dia sedang sibuk ma..
Hingga sore hari, aku terus meunggu kedatangan pacarku, entah untuk sekedar menjengukku, atau berbagi kebahagiaan yang sedang kurasakan..
Bukan kado yang kuminta, dan akhirnya memang 19tahun ku tanpa kado dari siapa pun...kecuali kue ulangtahun dari teman-teman kuliahku,

Penantianku akan kedatangannya hingga malam tiba..tapi ternyata..., dia tetap tak kunjung datang... harapan dia hanya berbohong krn rencana memberikan surprise untukku hilang ...

hingga kini, hingga aku akan berusia 20tahun pada bulan ini, aku trauma terhadap harapan yang terlalu besar, dan aku sudah berfikir untuk membiarkan energi positifku mengalir tanpa harapan . . .

kado bersamanya  di 19 tahun ku, sudah cukup akan memberikan aku memori sepanjang hidupku yang akan terus ku ingat, karena ini adalah masa sulit bagi ku, ....

wibiya widget